
METRO, SAYLAMPUNG.ID- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyanangkan Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, sebagai Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Rabu (16/7/2025).
Pencanangan ini bagian kunjungan kerja Ketua TP PKK Lampung ke Kota Metro untuk mengimplementasikan program PKK berbasis desa/kelurahan tersebar di 15 kabupaten/kota se-Lampung.
Kelurahan Imopuro sebagai desa binaan karena memiliki potensi unggul dan komitmen kuat mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga.
Purnama Wulan Sari mengatakan, program Desa Tapis merupakan langkah strategis membangun keluarga sejahtera, mandiri, dan berkualitas.
Melalui desa binaan ini, harap Wulan Sari, 10 Program Pokok PKK dapat dengan implementasikan terarah dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Program ini menjadi sarana penting menurunkan angka stunting saat ini berada pada angka 7% di Kota Metro,” jelas Wulan.
Selain itu, lanjut dia, program juga menuntaskan kemiskinan melalui penguatan UMKM, pengembangan kuliner lokal terjangkau dan bergizi, serta pelestarian budaya tapis sebagai simbol kearifan lokal.
Dia juga mengapresiasi kekayaan budaya dan potensi wisata divKota Metro, termasuk Payungi (Pasar Yosomulyo Pelangi) karena telah menjadi ikon UMKM dan destinasi kuliner kreatif.
Selain itu, peningkatan pendidikan, kesehatan, dan literasi terus dilakukan, antara lain melalui kehadiran perpustakaan keliling yang memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
“Kami juga memberi perhatian penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya melalui program pemberdayaan ekonomi dan perlindungan sosial. Semua ini ialah bagian dari visi besar Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Adapun fokus utama Program Desa Tapis meliputi Pencegahan dan penurunan angka stunting, Pengentasan kemiskinan, Penguatan koperasi dan UMKM, Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta Peningkatan keterampilan dan pendidikan masyarakat.
Lalu, Pemberdayaan perempuan, anak, lansia, penyandang disabilitas, serta perlindungan pemuda, Ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, Revitalisasi Posyandu dan pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta Pembukaan lapangan kerja dan program pembangunan inklusif lainnya
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi kemasyarakatan, bersama-sama menyukseskan program Desa Tapis demi mewujudkan keluarga tangguh dan berdaya saing.
“Semoga Allah SWT senantiasa meridai setiap langkah dan niat baik kita semua,” harapnya. (kmf)